Headlines News :
Anda PuAs Kami Senang

Sponsor

NEW AND NOW

Team Kreatif Menu

Showing posts with label Chef News. Show all posts
Showing posts with label Chef News. Show all posts

Inilah Cara Melejitkan Omzet dan Menaikan Profit

Promosi adalah bagian dari sebuah proses penjualan suatu produk atau jasa, melalui media promosi inilah salah satu cara bagiamana sebuah perusahaan atau merek dagang tertentu menaikkan omzet untuk mengeruk keuntungan yang sebesar besarnya. dan ada banyak cara melakukan promosi, bisa melalui pasang iklan di media cetak, banner, flyer, peer to peer, g to g, door to door, membentuk team marketing promo dan lain sebagainya sampai dengan menggunakan jasa spg cantik atau spb keren. hingga menggunakan media internet sebagai jalan terbaik untuk melakukan promosi besar besaran.

mungkin cara dibawah ini juga bisa menjadi inspirasi lain untuk kita dalam bagaimana melejitkan omzet dan menaikan profit dari bidang usaha yang sedang kita geluti


1. Lihat harga jual

Bagaimana dengan harga jual produk anda? Apakah sudah waktunya naik, tetap, atau turun? Anda bisa nilai dari perkembangan penjualan anda. Ketahui harga ideal saat ini dengan mencoba beberapa opsi harga jual. Dengan begitu, anda akan tahu harga ideal untuk produk anda. Sehingga anda akan lebih mudah untuk meningkatkan omset penjualan anda.

2. Kenali kapan prime time bisnis anda.

Prime time bisnis artinya saat penjualan banyak terjadi. Di waktu tersebut anda harus optimalkan kinerja penjualan anda misalnya dengan menggencarkan program pemasaran. Segenap resource yang anda miliki, harus fokus penuh pada saat prime tersebut.


3. Lihat database konsumen anda

Kalau anda punya data konsumen, coba lihat dan analisa kembali apa yang menyebabkan mereka menjadi konsumen anda. Kalau anda sebelumnya sudah baca posting segmentasi pasar, sebaiknya anda kategorikan juga konsumen tersebut ke dalam beberapa daftar konsumen. Sehingga anda bisa melakukan pendekatan marketing yang sesuai untuk setiap daftar konsumen tersebut.

4. Jalankan strategi pemasaran untuk meningkatkan omzet

Untuk meningkatkan omset penjualan, jangan ragu untuk menjalankan strategi pemasaran seperti dengan memberikan penawaran yang super heboh. Bentuknya bisa seperti memberikan ukuran produk yang lebih besar, diskon, atau memperpanjang masa penggunaan produk. Bisa juga dengan menjalankan program booking order atau sejenisnya. Intinya, jangan ragu untuk ACTION dengan ide pemasaran yang hendak anda lakukan.


mungkin ke 4 cara di atas sudah pernah kita lakukan atau belum pernah sama sekali kita lakukan, jika belum bagaiamana kalau sebaiknya mencobanya dari sekarang agar omzet bisa melejit dan profit bisa meningkat bulan sekarang.

mudah mudahan informasi berharga ini bisa bermanfaat buat kita semua

by Akang Peacock Bistro

Source : Mbah Google

Dapur Ngebul Servis Full

Hal yang paling menyenangkan adalah menunggu makanan siap santap di atas meja kita, sambil menunggu tontonan acara musik malampun sudah disiapkan untuk menemani.

sementara prajurit dapur sudah siap dengan segala peralatan dan alteleri masaknya, Dapurpun Mengepul mengangkasa mencari titik derajat 180 cc, spagheti Blognese sudah siap saji, berbarengan dengan itu Lamb Fried Rice sudah digoyang oleh Chef dengan bumbu special ala peacock Bistro, tak terbantahkan lagi Fetucini Carbonara sudah siap lending meluncur kemeja raja dan ratu di malam itu.

Semua terkesan bangga dan mimik muka yang gembira setelah semua makanan tersaji, minuman khas gajah putih sudah menawan hati sejak penantian selama 10 menit itu, sorak soraipun terdengar ramai, karena semua menu makanan telah diselesaikan oleh para ksatria kitchen dari peacock bistro.

Di balik layar open kitchen perasaan selalu bergemuruh ingin menyajikan yang terbaik untuk semua customer  dan  harus memberikan servis full dengan semua tenaga yang terfokus, dan  seperti biasa first in first out menjadi hal utama untuk di perhatikan.

gak boleh ada orderan yang terlewat ya mas bro.. good luck and happy struggle

Vindy Lee adalah Seorang Chef


Vindy Lee (lahir di Jakarta23 November 1983; umur 28 tahun) adalah modelkoki dan selebritis Indonesia. Ia mulai dikenal luas setelah memandu acara kuliner Dapur Cantik di Trans7.
Penulis buku berjudul Sexy food ini tadinya bermukim di Los Angeles sebagai personel chef. Dua tahun belakangan, Vindy Lee yang kelahiran Jakarta ini kembali ke tanah air untuk berbagai pengalaman memasak. Padahal, Vindy sama sekali tak pernah duduk di sekolah kuliner, bahkan jurusan yang diambilnya di University of Soutern Californiaadalah bidang politik.

[sunting]
]Vindy Lee
Si cantik yang masih lajang ini pada 23 November nanti genap berusia 29 tahun. Sejak kecil, ia sudah jatuh cinta pada memasak. Terpaksa kuliah jurusan politik di University of Southern California, pada akhirnya langkah kakinya kembali ke kuliner. Namanya populer setelah membawakan acara kuliner Dapur Cantik Trans7. Jalannya semakin terbuka lebar setelah membuat buku berjudul ”Sexy Food”.“Apapun yang terjadi, saya tetap di kuliner. Kalaupun suatu hari nanti tidak di kuliner, tapi at the end of the days, saya pasti akan kembali ke kuliner. Kuliner adalah hidup saya, tidak bisa dijauhkan dari kehidupan saya,” ucap Vindy, tersenyum.
Dari usia tujuh tahun, Vindy sudah bisa memasak karena terinspirasi Ibu dan Neneknya yang pintar memasak makanan tradisional yang mudah. Baginya, makanan tidak sekadar enak, tapi harus memiliki taste tersendiri.
“Makanan itu seperti impian yang tidak bisa lepas dari pikiran saya. Padahal, latar belakang pendidikan saya adalah politik. Selesai kuliah, saya sempat bekerja di kantor, ingin merasakan seperti apa sih politik di kehidupan aslinya. Apakah sama dengan yang saya dapatkan ketika kuliah. Selain bekerja di kantor, saya juga bekerja di restoran Prancis. Sebelum itu, sempat bekerja di beberapa kafe, sekadar bikin sandwich dan kopi, tidak benar-benar masak. Tidak masalah, sih, karena saya mau semua pengalaman yang memang dari awal,” cerita Vindy.
Saat bekerja sebagai koki di restoran Prancis, ia merasakan bahwa dunia restoran itu berbeda dengan memasak di rumah.
Saat kariernya sebagai private chef melejit, ia memutuskan pulang ke Indoensia di tahun 2008. “Selain kangen Ibu, saya ingin mendapatkan kepuasan batin. Uang bisa dicari, tapi tidak dengan kepuasan batin. Karena itulah saya pulang ke Indoensia,” ujar Vindy. Ia tidak pernah mengira, kepulangannya ke tanah air membuatnya terkenal sebagai chef yang layak diperhitungkan.
Sudah sangat lama Vindy memendam mimpi bekerja di dapur. “Cita-cita saya itu berhubungan dengan memasak. Kenapa saya kuliah politik karena memang Ibu melarang saya memasak. Saya mengerti kenapa Ibu melarang saya berkarier di dunia kuliner karena dunia kuliner tidak memberikan jaminan yang bagus.
Zaman dulu, wanita yang bekerja di dapur itu karena mereka tidak bekerja di kantor. Dulu itu ada anggapan bahwa memasak itu tidak berkelas, dimana sosialita tidak mau mengangkatnya karena gelarnya tidak bagus. Buat saya, memasak bukanlah gelar, tapi sesuatu yang harus dikerjakan dengan cinta dan sepenuh hati.

http://tabloidwanitaindonesia.net/CMpro-v-p-512.html

Chef Farah Quinn


Farah Quinn

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Farah Fauzan Quinn
Farah quinn.jpg
Farah Quinn
Nama lahirFarah Fauzan Quinn
Lahir8 April 1980 (umur 32)
Bendera Indonesia Bandung,Indonesia
PekerjaanKepala koki, koki selebritimodel
Tahun aktif2008 - sekarang
PasanganCarson Quinn
AnakArmand Fauzan Quinn
Situs resmihttp://www.farahquinn.com
Akun Twitterhttp://twitter.com/#!/quinnfarah
Farah Fauzan Quinn (lahir di Bandung8 April 1980; umur 32 tahun) adalah modelkoki dan selebritisIndonesia. Masa kecilnya di Sumatera kerap ia habiskan untuk membantu sang ibu di dapur. Ia mulai dikenal luas setelah memandu acara kuliner Ala Chef di TransTV.

[sunting]
Di Amerika Serikat
Karier

[sunting]

Sebelum masuk ke dunia kuliner, Farah melanjutkan kuliah di jurusan Finance di Indiana University Of Pennsylvania, Amerika Serikat. Jurusan yang sebenarnya tak ingin ia masuki. Maklumlah ia lebih suka mempelajari resep masakan ketimbang belajar ekonomi. Tapi saat itu, perempuan berkulit coklat ini yakin, keinginannya pasti akan ditentang oleh sang ayah. Karena itulah Farah memutuskan untuk mengambil jurusan finance. Setelah berhasil menyelesaikan gelar sarjananya, Farah pun mengambil keputusan. Ia hanya akan bekerja untuk sesuatu yang ia sukai. Tawaran melanjutkan S2 dari sang ayah pun ditolak.
Farah mengakui bahwa dirinya bukanlah tipikal pekerja kantoran. Karena itulah Farah memulai karirnya di "Lydia's Pittsburgh", sebuah restoran Italia terkenal di Pittsburgh, Pennsylvania. Ia juga melanjutkan pendidikannya di Pittsburgh Culinary Institute dan mengambil keahlian khusus dalam bidang pastry atau kue-kue.
Setelah lulus, Farah pindah ke Phoenix, Arizona. Ia kemudian bekerja di Arizona Biltmore Resort. Farah juga sempat mengikuti World Pastry Championship dan mendapatkan kesempatan belajar memasak pada Chef Ewald Notter and Colette Peters. Tahun 2005, keberuntungan membawa Farah dalam acara pertemuan G8 diSea Island Georgia. Di bawah bimbingan Chef James Mullaney, ia menciptakan menu dessert yang spesial. Hidangan penutup itu disajikan untuk beberapa orang seperti Ibu Negara Laura Bush dan delegasi dunia lain.
Pada tahun 2005, ia menikah dengan Carson Quinn. Ia dan suaminya kemudian membuka restoran sendiri "Camus" di Phoenix, Arizona. Restoran itu dianugerahi 4 bintang untuk masakan dan juga banyak penghargaan lainnya. Farah memperoleh banyak ketenaran. Gara-gara restorannya, nama Farah mulai tenar. Ia kerap tampil di beberapa koran dan majalah. "Camus" kemudian telah dijualnya.

[sunting]Di Indonesia

Suatu hari ia menunjukkan portofolionya kepada Helmi Yahya. Presenter kondang itu tertarik dan kemudian mengajak Farah untuk tampil sebagai bintang tamu dalam sebuah acara. Beberapa lama setelah itu Farah dihubungi oleh stasiun TV TransTV. Ia ditawari untuk membawakan sebuah acara masak-memasak. Farah mengiyakan. Farah Quinnn resmi membawakan acara "Ala Chef" di Trans TV sejak November 2008.
Kini, istri dari Carson Quinn ini, telah memetik hasil dari keseriusannya di dunia kuliner. Dia menjadi seorang selebriti. Namanya makin dikenal di Indonesia. Ia juga melebarkan karirnya ke dunia modelling dengan menjadi fotomodel untuk majalah FHM.

[sunting]Acara TV

  • Ala Chef
  • with Farah Quinn

[sunting]Iklan

  • Kopi Kapal Api Moca
  • Sania Royal
  • Downie
  • Carls Junior
  • Kacang Atom Garuda Food
  • Keju Prochiz
  • Sasa Tepung Bumbu
  • T-Chef Series Tupperware
  • simPATI - Telkomsel
  • Nata de Coco - Wong Coco
ource http://id.wikipedia.org/wiki/Farah_Quinn

Like a Chef


Sabtu, 17/11/2012 01:00 WIB

Kehebohan Like a Chef

Menuju 4 Episode Terakhir!

Advertorial - detikNews
Jakarta - Sebuah ajang kontes memasak persembahan dari TChef Series by TupperwareLike a Chef, yang menghadirkan selebriti-selebriti favorit Anda sebagai kontestan di setiap episodenya, Keseruan ini akan segera berakhir loh! Jadi jangan lewatkan episode-episode terakhir yang tentunya lebih heboh.

Masih ingat kan pada bulan Oktober lalu banyak selebriti yang ikut kontes memasak ini dimana pada setiap episodenya mereka ditantang untuk meracik bumbu rahasia? Rock Stars seperti, Ikang Fawzi, Inka Christie, Yuki PAS Band, serta Edi Brokolimembuktikan kemampuan mereka dalam memasak di episode Bandrek. Jennifer Arnelita, Bedu, dan Tya Ariestya bertemu di episode Cumi Mercon. Para pelawak yang biasanya mengocok perut pemirsa seperti Asri Welas, Omas, Mastur, Mpok Atiek, dan Kiwil pun ikut meramaikan episode Temulawak. Dua host heboh kita, Irfan Hakim dan Yuanita Christiani, juga “dijebak” menjadi peserta Like a Chef dalam episode Brosis Solo.

Nah tentu Anda ngga mau dong ketinggalan 4 episode terakhir di bulan November ini! Saksikan Sissy Priscillia, Rifat Sungkar, Nadila, Fatur, Trio Macan, Selvi KDI, Khrisna Mukti, Joshua Suherman, Tina Toon, dan masih banyak selebriti lainnya yang ikut berkompetisi. Semua masakan mereka juga akan dinilai oleh duo juri, Rudy Choirudin dan Titi Kamal. Tak ketinggalan, Irfan Hakim dan Yuanita Cristiani yang tetap tampil dan memberikan berbagai tips memasak di setiap episodenya.

Selain mendapatkan Golden Hat LIKE A CHEF, para pemenang pada setiap episode juga berhak membawa pulang TChef Series Complete Set by Tupperware senilai hampir Rp 10.000.000,-.

Ingin melihat serunya selebriti favorit Anda bertarung di TChef Kitchen? Saksikan LIKE A CHEF, setiap Minggu pukul 09.00 WIB. Hanya di TRANS7. ‘Cause everybody can be like a chef!
Source : http://news.detik.com/read/2012/11/05/010004/2080231/727/menuju-4-episode-terakhir?9922022

Pasta Dan Sejarah

Pasta
Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas


Fussili yang berbentuk keriting dan spageti

Pasta segar

Alat manual untuk membuat lembaran pasta

Pasta yang dibuat di pabrik dengan mesin ekstrusi

Pasta adalah makanan olahan yang digunakan pada masakan Italia, dibuat dari campuran tepung terigu, air, telur, dan garam yang membentuk adonan yang bisa dibentuk menjadi berbagai variasi ukuran dan bentuk. Pasta dijadikan berbagai hidangan setelah dimasak dengan cara direbus. Di Indonesia, jenis pasta yang populer misalnya spageti, makaroni dan lasagna.

Dalam bahasa Inggris, pasta adalah sebutan untuk berbagai jenis masakan dengan bahan utama salah satu jenis pasta yang diberi bumbu dan saus. Pasta berasal dari bahasa Italia "pasta alimentare" yang berarti adonan bahan makanan. Dalam arti luas, "pasta" bisa berarti semua adonan seperti adonan roti, pastry, atau cake. Dalam bahasa Italia, pasta yang berarti bahan makanan seperti mi disebutpastasciutta.

Pasta dibuat dari tepung terigu semolina yang merupakan hasil gilingan biji gandum durum dicampur telur sehingga sedikit berwarna kuning cerah, dan bila dimasak dengan benar akan menghasilkan tekstur sedikit kenyal. Pasta buatan Amerika sering dibuat dari campuran tepung terigu Farina dan Semolina, sehingga mempunyai tekstur yang lebih lembut untuk dijadikan hidangan seperti kaserol.

Di luar negara asalnya di Italia, pasta biasanya dijual di dalam kemasan dalam bentuk kering. Pasta kering dibuat di pabrik dengan menggunakan mesin ekstrusi yang mendorong keluar adonan pasta melalui lubang-lubang saringan. Bentuk-bentuk pasta yang lain diperoleh dengan menggiling adonan pasta menjadi lembaran yang kemudian dipotong-potong atau dicetak.

Pasta segar buatan rumah tangga dan restoran dibentuk dengan tangan beberapa saat sebelum pasta direbus. Pasta segar memerlukan waktu masak yang singkat, namun pasta segar tidak tahan lama disimpan karena memiliki kadar air yang tinggi. Pasta kering bisa tahan lama disimpan hingga 3 tahun atau lebih karena hanya memiliki kandungan air sebanyak 10%. Pasta yang sudah dimasak dan tinggal dipanaskan dengan oven microwave juga sering dijumpai di bagian makanan beku pasar swalayan.
[sunting]Sejarah

Makanan mirip pasta banyak dijumpai di berbagai tempat di dunia sejak zaman dulu, terutama di wilayah dengan penduduk yang menjadikan gandum dan serealia sebagai makanan utama. Gandum yang sudah digiling sering dimasak sebagai bubur atau dihaluskan menjadi tepung dan dibuat roti. Pasta kemungkinan besar merupakan alternatif dari bubur atau roti, karena pasta merupakan makanan awetan yang dibuat tanpa perlu dimasak.

Di Eropa, catatan tertulis paling tua tentang makanan serupa mi ditemukan pada hiasan makam orang Etruscan di Italia Tengah yang berasal dari tahun 400 SM. Di Tiongkok, mi sudah dikenal sejak tahun 2000 SM berdasarkan hasil penggalian di situs Lajia (Tiongkok barat) yang terletak di tepi Sungai Kuning. Di bawah lapisan tanah jenis tanah loess yang tebal di situs penggalian yang sudah rusak akibat gempa bumi dan banjir ditermukan mi berwarna kuning di dalam panci tanah liat yang terbalik. Panjang mi sekitar setengah meter dengan diameter 3 milimeter. Hasil analisis menunjukkan mi dibuat dari tepung biji milet.
[sunting]Jenis pasta

Pasta terdiri dari berbagai bentuk dan ukuran. Di Italia terdapat lebih dari 650 jenis pasta dan hampir setiap tahun tercipta bentuk yang baru. Pasta yang berbentuk seperti panjang-panjang seperti mi disebut spageti, variasi yang lebih kurus disebut vermicelli, variasi yang panjang dan pipih seperti kwetiau disebut linguine, sedangkan versi yang agak tebal disebut fettucine.

Nama jenis pasta biasanya diambil berdasarkan nama-nama bentuk pasta dalam bahasa Italia. Pasta berbentuk pendek-pendek seperti pena disebut penne, sedangkan pasta berbentuk kupu-kupu disebut farfalle. Jenis-jenis pasta selengkapnya bisa dilihat pada daftar nama pasta.

Haryo Pramoe sang Master Chef Dari Timur

Chef Haryo Pramoe

Chef Haryo Pramoe
Lahir8 Maret 1975 (umur 37)
Bendera Indonesia JakartaIndonesia
PekerjaanKokiChefCooking Presenter
Tahun aktif1998 - sekarang
AgamaMoslem
Situs web
indonesianfoodchannel.com

Sosok chef/koki yang satu ini tentu sudah tak asing lagi di mata masyarakat. Sederet acara memasak di televisi pernah merasakan jasanya. Sebut saja acara Menu and Venue (Metro TV), Harmoni Alam (Trans TV), Icip Icip (Asian Food channel)Foodtastic (ANTV)Sendok Garpu (Jak TV), hingga Seleb Masak (Global TV). Kini, Haryo tengah merintis berdirinya Indonesian Food Channel, sebuah saluran TV berbasis youtube yang direncanakan sebagai saluran TV khusus kuliner.
Dibandingkan dengan chef lainnya, Haryo memang sedikit berbeda. Jiwa nasionalisme sangat menggelora dalam darahnya. Menjadi cucu Sumanang SH, seorang Menteri Perekonomian di Era Soekarno, rupanya sangat membekas erat dalam jiwanya. “Memasak adalah fondasi kemandirian suatu bangsa. Bangsa yang mandiri adalah bangsa yang warga negaranya bisa memasak. Orang yang mandiri, pasti bisa masak,” tegasnya bermain logika. Cita-citanya pun tak kalah unik. Pria kelahiran 8 Maret 1975 ini selalu berangan-angan agar anak Indonesia setidaknya bisa memasak 3 jenis masakan Indonesia. “Anak-anak Indonesia seharusnya diajarkan kembali ke dapur, dan tidak bergantung dengan pembantu saja,” tegasnya.
Indonesia adalah sebuah kekuatan yang dapat mempengaruhi dunia. Kekayaan sumber daya alam, kuliner, seni dan budayanya patut kita berdayakan semaksimal mungkin agar menjadi salah satu kekuatan bangsa Indonesia untuk menembus dunia.
Haryo tergerak membawa nama bangsa melalui masakan. Di matanya, bangsayang besar adalah bangsa yang dikenal karena masakannya. Sebut saja Amerika dengan fast food-nya, Italia dengan pasta, hingga Jepang dengan sushi-nya. "Lucunya orangIndonesia malah berlomba memasak spaghetti. Padahal kita kan punya rendang, sayur lodeh, sate dan berbagai masakan hebat lain yang tak kalah lezat", ujarnya.
Haryo ingin orang Indonesia bangga dan tetap mempertahankan tradisi masakan nusantara yang begitu beragam. Apalagi masakan kita umumnya menggunakan teknik memasak slow food yang sangat berbeda dengan makanan fast food yang tinggi garam dan lemak. "Setidaknya dengan memasak sendiri, kita akan tahu kondisi makanan sekaligus kebutuhan nutrisi dalam masakan yang kita sajikan untuk keluarga tercinta", ujarnya.
Orang boleh memandang gayanya yang urakan dengan tangan dipenuhi tattoo. Tapi soal pengetahuan, Haryo tak bisa dipandang remeh. Selain memasak, Haryo ternyata orang yang sangat gemar membaca. Buku-buku politik menjadi ketertarikan utamanya. Sebut saja buku "Di Bawah Bendera Revolusi", hingga "Tahta untuk Rakyat". "Buku adalah makanan saya setiap saat", serunya soal hobi membacanya ini.
Dari buku-buku yang dibacanya, Haryo juga menemukan fakta menarik. Ternyata orang besar pun memiliki hobi memasak. Contohnya saja, Sri Sultan Hamengku Buwono IX. Mungkin tidak banyak yang tahu di balik sosoknya yang kharismatik, ternyata Sang Sultan punya hobi memasak. Bahkan punya peralatan memasak yang lengkap, lho.
Selain memasak dan membaca, haryo juga punya banyak ketertarikan di bidang lain. Misalnya melukis, fotografi, bermain drum, hiking, hingga custom motor yang sangat dicintainya.
Pengalaman hidupnya pun tak bisa dibilang enteng. Ia kenyang asam garam kehidupan ketika menjelajah hingga Eropa, Amerika hingga Kanada. Pengalamannya tak hanya berhubungan dengan dunia memasak. Haryo pernah mencicipi beratnya bekerja di negeri orang. Perjalanan hidup pernah membawanya menjadi tukang bersih-bersih rumah, menjadi pekerja di pabrik otomotif, bekerja di panti jompo, hingga menjadi perawat bagi penderita alzheimer. “Semuanya memperkaya jiwa saya dalam memandang kehidupan,” urainya.
Soal pengalaman memasak, tentu tak diragukan lagi. Haryo pernah bekerja di Indrapura, sebuah restoran Indonesia di Kota Amsterdam, kemudian menjadiassistant executive chef Tapas El Nino. Pengalamannya di Belanda berlanjut sebagaiKitchen Supervisor di Hilton Schipol Amsterdam yang pernah mengadakan Asian Food Festival.
Haryo juga pernah menciptakan banyak hidangan inovatif yang diapresiasi dengan baik oleh warga Belanda. Di antaranya Lautan Cinta, seafood salad kuah pempek, Es Krim Serai, Es Krim Bawang Putih, hingga Es Krim Bunga Mawar.
Ketika menjelajah di Amerika, Haryo memulainya sebagai Manager on Development di Registry Resort Florida. Prestasinya makin cemerlang ketika ia berhasil memecahkan rekor best selling ribs di Hotel Hyatt Colorado.
Beberapa bulan lalu, Haryo juga mendapat kesempatan melawat ke Santiago Chile Amerika Selatan bersama Kementrian Luar Negeri. Ia ditunjuk sebagai duta makanan Indonesia (Food Diplomacy). Di sana, Haryo membuat 40 kilogramrendang hitam. “Dalam 3 jam saja, rendang sebanyak itu ludes disantap,” kisahnya senang.
Tentu saja dalam misi food diplomacy ini Haryo melakukan penyesuaian dengan selera lokal. Kepedasan rendang diatur pada level nol, alias tidak pedas sama sekali. Masyarakat Santiago kaget, sekaligus kagum dengan rasa rendang yang mendunia. “Sangat-sangat lezat kata mereka,” imbuhnya.
Semua pengalaman mendunia ini ternyata berawal dari doa sederhana ketika Haryo remaja masih duduk di bangku SMA. “Ya Allah, saya ingin melihat dunia,”begitu doa yang ia panjatkan. Ternyata doanya terwujud berkat beasiswa yang diraihnya dan menjadi titik awal perjalanan Haryo di dunia kuliner hingga saat ini.
Haryo punya keyakinan kuat jika Kuliner Indonesia merupakan salah satu elemen penting sebagai mendukung suksesnya dunia Pariwisata di Indonesia. Melalui saluran televisi kuliner, Indonesian Food Channel yang berbasis youtube. Haryo bergerak bersama sejumlah rekannya di bidang sinematografi dan sastra asing untuk menjayakan kuliner Indonesia di dunia dengan memanfaatkan teknologi internet. "Biar orang bule bisa mendengar bagaimana dialek Palembang, Makassar, Jawa, Sunda, dan banyak daerah lainnya. Biarkan mereka mendengar keragaman bahasa kita yang asli, lalu kami bantu dengan mencantumkan subtittle ke dalam berbagai bahasa asing," tutupnya penuh semangat! Dan akhirnya terealisasi pulalah website etalase makanan nusantara di www.indonesianfoodchannel.com http://id.wikipedia.org/wiki/Haryo_Pramoe
 

Featured Slider

Comment

Iklan Gratis Kalibata City

Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2011. Peacock Bistro - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger